Beberapa Titik di Tigo Lurah Longsor, Masyarakat Makin Terisolir

0
197

SOLOK,  JN  -Hujan deras yang melanda Sumatera Barat dan Kabupaten Solok dalam beberapa Minggu terakhir,  telah mengakibatkan terjadinya beberapa bencana, baik longsor maupun bencana banjir di beberapa Nagari di Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo itu. 
Bencana di Kabupaten Solok sudah terjadi sejak akhir November 2018 lalu,  hingga Rabu (12/12/2018) ini. 
Akhir  November 2018, terjadi bencana longsor di Nagari Paninjawan,  yang mengakibatkan puluhan hektar sawah siap panen milik warga dihantam banjir dan beberapa ekor sapi dan kerbau juga ikut hanyut. Selaun itu,  beberapa ruas jalan Kabupaten dan Provinsi di Paninjawan,  juga terkena longsor. 
Selanjutnya bencana longsor terjadi di Talang,  Batu Banyak,  Sungai Lasi,  Sariak Alahan Tigo dan terakhir di beberapa Nagari di Kecamatan Tigo Lurah,  seperti di Batu Bajanjang dan Garabak Data,  sehingga kendaraan roda Empat tidak bisa masuk dari Batu Bajanjang ke Tigo Lurah atau sebaliknya. Bahkan kendaraan roda dua juga harus berhati-hati mau masuk ke dua nagari tersebut. 
Musibah longsor di Tigo Lurah juga sudah ditinjau oleh orang Dinas PUPR kabupaten Solok,  pada Senin (10/12) lalu.  Namun pihak walinagari mempertanyakan kapan musibah longsor ini akan diperbaiki oleh Dinas yang bersangkutan.  Sebab jalan satu-satunya yang menghubungkan dua nagari ini terputus dan masyarakat di sana makin terisolir.  “Ditinjau sih sudah,  namun kami minta segera ada eksen dan penanganan,  jangan menunggu lama. Ini kan sifatnya darurat, ” jelas Pardinal,  Walinagari Garabak Data,  Rabu (12/12).
Beberapa titik longsor di Tigo Lurah,  hari Rabu juga dipantau oleh unsur Muspika setempat. Rabu 12 Desember,  giat Polsek Payung Sekaki,  Iptu Muklis dan Camat Tigo Lurah,  Sarmaini dan Danpos Tigo Lurah dan Babinsa Nagari Garabak Data, meninjau titik longsor  di Enam  titik dan tidak bisa ditempuh oleh Kendaraan Roda 4. “Kasihan masyarakat,  kendaraan tidak bisa masuk dan hanya Kendaraan roda Dua saja yang bisa melewati, dan itu harus sangat berhati-hati agar tidak ada korban, ” jelas Iptu Mukhlis yang diamini Camat Sarmaini. 
Pihaknya juga berharap Pemda Solok dan Sumbar bisa mencarikan solusi agar penderitaan masyarakat Tigo Lurah tidak semakin berlarut-larut. (wandy) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda