Banyak Rumah Penduduk di Lolo Terancam Amblas

0
498

SOLOK, JN- Pemerintah Kabupaten Solok diharapkan bertindak cepat untuk membantu masyarakat yang terkena musibah banjir bandang, yang melanda bumi penghasil bareh tanamo itu pada Kamis pekan lalu.

Puluhan rumah penduduk yang berada di pinggiran Sungai, baik di Nagari Salayo, Koto Baru, Kecamatan Kubung, maupun yang ada di Nagari Aia Dingin, kecamatan Lembah Gumanti serta yang terparah di Nagari Lolo dan Surian di Kecamatan Pantai Cermin, tampak amblas dan berada sebahagian di atas sungai. Bahkan ada yang sudah berdiri diatas Sungai, karena tanah tempat rumah dibangun sudah hanyut dibawa air bah atau banjir bandang. Sesuai pengamatan media ini di jorong Sungai Indaruang, setidaknya ada lima rumah yang telah persis di atas sungai, sehingga kalau ada banjir susulan, rumah tersebut siap untuk hanyut dan mengancam nyawa para penghuni yang berada di dalamnya. “Kita tentu berharap pemerintah daerah segera mencarikan solusi agar rumah masyarakat yang berada di pinggir sungai bisa dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,” jelas Jhoni (52), warga Jorong Sungai Indaruang, Kamis (12/1). Dijelaskannya, masyarakat yang rumahnya berada dipinggir sungai, tetap menempati rumahnya, meski bila hujan tiba ketenangan para penghuni akan terganggu. “Habis bagaimana lagi, kita hanya punya rumah dan tanah di pinggir sungai dan kalau mau pindah tidak ada lokasi baru,” jelas Deni (44), warga yang sama. Selain rumah warga yang amblas di pinggir sungai, ratusan hektar sawah dan kebun masyarakat yang siap panen juga hanyur dan rusak ditimpa banjir bandang di Kabupaten Solok.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Dasril, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap bencana banjir musibah longsor yang terjadi pekan lalu di Kabupaten Solok. “Kita bersama DPRD Kabupaten Solok sedang mencarikan solusi untuk membantu masyarakat yang terkena musibah, baik masalah rumah yang amblas atau kerugian yang disebabkan oleh banjir tersebut,” tambah Dasril. Pihaknya juga memperkirakan bahwa kerugian akibab musibah banjir dan longsor mencapai Milyaran Rupiah (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda