Banjir dan Longsor Hantam Alahan Panjang, Ribuan Warga Tidak Bisa Pulang ke Rumah

0
18616

SOLOK, JN- Banjir dan Longsor besar, kembali menghantam bumi bareh Solok, tepatnya di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Banjir dan longsor terjadi Kamis sore, sekira pukul 17.00 Wib, diduga disebabkan oleh hujan lebat yang turun sejak Kamis siang (13/2).

Kepala BPBD kabupaten Solok, Armen, AP, kepada Koran Padang Kamis malam menyebutkan bahwa musibah banjir terjadi sepanjang 400 Meter, terjadi di daerah Sipadieh Simpang Taratak, Salimpek, sepanjang 400 M. Banjir dan longsor menutup jalan raya yang menghubungkan Alahan Panjang dengan Kecamatan Hiliran Gumanti, seoerti Nagari Talang Babungo dan Sariak Alahan Tigo serta Nagari Sungai Abu.

“Akibat banjir yang menutupi badan jalan dengan material batu dan sirtu yang tinggi, mengakibatkan terhambatnya warga yang akan pulang ke rumah mereka ke Talang Babungo dari Alahan Panjang ataupun sebaliknya,” sebut Armen AP. Disebutkan Armen AP, mereka terjebak di rumah-rumah warga karena hari hujan dan badan jalan yang tidak longsor juga dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat. Masyarakat terjebak ingin pulang karena hari Kamis merupakan hari Pasar di Talang Babungo dan juga di Alahan Panjang.

“Kita dari Tim Reaksi Cepat BPBD, sudah meluncur jmke TKP, ” tambah Armen AP.

Selain di lokasi tersebut, banjir juga mengenangi pasar Alahan Panjang dan longsor di Simpang Ampek, depan kantor KUA Alahan Panjang dan menutup akses jalan menuju Pasar Usang atau Pasar Alahan Panjang.

Sementara Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, berharap pihak BPBD, SKPD terkait, Stake Holder kebencanaan, TNI, Polri, PMI, Tagana, RAPI, untuk secara bersama-sama segera ke Lokasi bencana membantu masyarakat yang terjebak panjir.

‘Kita juga meminta Dinas PU untuk turun ke lokasi, mengirim alat berat untuk menyingkirkan material longsor dan membantu warga, ” harap Yulfadri Nurdin (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda