18 Unit Kios di Pasar Alahan Panjang Diamuk Sijago Merah

0
1490

SOLOK, JN- Musibah kebakaran, melanda Pasar Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok pada Selasa dini hari (18/6), sekira pukul 02.50 Wib.

Sedikitnya 18 unit Kios yang berada di pasar Alahan Panjang Jorong Alahan Panjang, ludes diamuk api atau yang lebih dikenal degan julukan sijago merah.

Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan, melalui Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu Amin Nurasyid, SH, kepada awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini pihak kepolisian masih mencari dan menyelidiki apa penyebab kebakaran karena kejadiannya pada waktu dini hari disaat pemilik kios dan warga sedang tertidur pulas, ” terang Iptu Amin Nurasyid.

Disebutkannya, mengetahui kejadian kebakaran, masyarakat dan petugas kepolisian langsung menghubungi pihak Damkar Alaham Panjang dan tidak lama kendaraan pemadam sampai di lokasi. Dibantu oleh masyarakat sekitar, api bisa dijinakan sekitar satu jam kemudian.

Selanjutnya polisi Sektor Lembah Gumanti melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kita masih melakukan penyelidikan apa penyebab kebakaran ini, ” terang Iptu Amin Nurasyid.

Adapun korban yang kiosnya terbakar antara lain atas nama Jamalus (50), warga jorong Alahan Panjang Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti. Kemudian kios milik Peri (48), warga Nagari Salimpat, kios milik Hendro (35), warga Alahan Panjang. Berikutnya kios milik Deni (35), warga Alahan Panjang, kios milik Tek Enti (55), warga Alahan Panjang dan kios milik Nanda (38) warga Alahan Panjang.

Sedangkan 6 Kios lain waktu kejadian dalam keadaan Kosong.
Menurut saksi mata, Ando ( 38), yang merupakan Staf Wali Nagari Alahan Panjang Jorong Alahan Panjang, pihaknya mendapat laporan bahwa dari warga sekira pukul 02.50 Wib, atau disaat masyarakat sedang tertidur pulas.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
“Kita belum tahu apa penyebab sebenarnya dan kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidikinya, ” sebut Ando.

Akibab kejadian tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 800 juta Rupiah. “Alhamdulillah, kita masih beruntung karena tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut, ” jelas Ando.

Siangnya, Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, bersama Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Deni Prihatni datang ke TKP dan meminta pihak dinas terkait untuk melakukan pendataan (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda